• Home
    • About Me
    • Indonesia
    • Asia
      • Dubai
      • HongKong
      • Japan
      • Macau
      • Malaysia
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • AUS NZ
      • Australia
      • New Zealand
    • Portfolio

Geret Koper

Ringan geret koper, Berat kasih porter


Gimana list Restauran Hopping di Part 1 kemarin? masih kurang banyak yah? iya saya juga rasanya masih ingin buru-buru balik lagi ke Malang buat nyicip makanan lain, next time jika mampir ke Malang lagi mau coba lebih explore menu lokalnya, eh tapi pastinya tetap melipir ke cafe-cafenya juga sih.

Oke sudah siap untuk Restaurant Hopping Part 2 nya? Here you go !

6. Baegopa?



Ahh, kalo tempat makan yang ini spesialis makanan ayam filet tepung yang enak, murah dan porsi besar. Biasanya Baegopa? ini selalu jadi andalan anak-anak kampus buat jadi tempat hangout, harga makanan utama di sini berkisar dari 18 ribu hingga 31 ribu rupiah, tuh kan murah!. Tempat makannya juga menarik karena berkonsep semi barn yard. Beruntung saat mampir ke sini ada tempat yang kosong, biasanya harus waiting list dulu loh. Ternyata arti kata Baegopa diambil dari bahasa Korea yang artinya lapar. 

Baegopa?
Jalan Mundu no.18, Kota Malang

7. Roemah Moeria



Kenapa namanya Roemah Moeria? simply karena restoran ini memang terletak di jalan Muria. Ternyata rumah makan yang juga memiliki penginapan di lantai 2 dan salon ini memiliki konsep interior yang "Belanda" banget. Saat mampir ke sini, saya langsung teringat akan Hema resto di Jakarta loh. Eiitss tapi jangan salah dulu, menu makanan yang ada di tempat ini bukan menu makanan Belanda seperti di Hema, melainkan makanan-makan Indonesia seperti, Rawon, Asam-asam daging, Gulai Kakap, hingga menu gorengan seperti Singkong dan Tempe Goreng. Wait, kalo di Malang Tempenya di sebut Menjes, ada dua tipe Menjes yang kemarin sempat saya coba di tempat ini, Menjes Kacang dan Menjes Gombal. Sedihnya, menu lava cake green tea sebagai makanan penutup yang saya pesan ternyata tidak sempurna, well semoga saat kamu yang mampir ke sini dapat yang lebih baik yah.

Roemah Moeria
Jalan Muria no 28, Kota Malang

8. Ladang Coffee




Honestly, I am not a big fan of coffee. Saya tidak bisa minum kopi jika tidak ada campuran lain, minimal harus kopi susu lah. Waktu mampir ke Ladang Coffee ini sempat bingung juga mau pesan minum apa. Rasanya sayangkan kalo mampir ke kedai kopi tapi tidak menyicipi kopi sama sekali, akhirnya saya jatuhkan pilihan ke Avocado Coffee and it was really good :). Sama seperti Alice Tea Room, di tempat ini juga tidak diperbolehkan foto menggunakan kamera DSLR, jadi cuma bisa pake kamera HP saja. Buat teman-teman yang tinggal di Jakarta dan mau mencoba di Ladang Coffee ga usah jauh-jauh datang ke Malang, karena mereka juga punya satu cabang di daerah Tebet. Tertarik mampir?

Ladang Coffee
Jalan Guntur no.31, Kota Malang


Sebenarnya ada beberapa tempat makan lagi yang saya kunjungi sewaktu berkunjung ke Malang tempo hari. Seperti restaurant bubur ayam dan bubur kacang hijau di jalan bondowoso yang ternyata buka 24 jam, Niki Kopitiam yang juga terletak di jalan yang sama dan juga ada satu gerai bakso yang saya lupa namanya terletak di Jalan Puncak Tidar. 

Kalian punya restoran favorit juga di Malang? ayo ikutan share di comment box dong :D *lumayan kan buat nambahin bucket listnya*

Kembali ke Malang - Restaurant Hopping (Part 1)
Share
Tweet
Pin
Share
18 comments

Saya dan Malang sepertinya punya cerita pertemanan sendiri, back then sebelum tahun 1999 mungkin hampir setiap tahunnya pasti mampir ke Malang untuk mengunjungi Yuyut (panggilan saya untuk Ibunya Eyang Kakung) yang memang bertempat tinggal dan asli orang Malang. Bukan suatu liburan yang mewah, kami biasanya roadtrip dari Jakarta hingga ke Malang, sesekali mampir ke Surabaya dulu untuk mengunjungi Tante yang ditanggal di sana. Menginap di rumah yuyut yang sederhana dan dengan segala sesuatu yang bisa dibilang seadanya. Ya, yuyut saya tidak ingin ada yang berubah dari rumahnya. Aktiftas di sana juga biasanya juga hanya bermain dengan anak-anak kecil yang tinggal di sekitaran rumah, sesekali mengajak orang rumah di sana untuk berwisata ke Selecta atau Agrowisata Apel. 

Malang re-visit trip kali ini saya banyak mengunjungi beberapa tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya (karena memang sebagian besar tempat baru) dari mulai Museum hingga tempat makan seru. Untuk bagian 1 atau part 1, saya akan membagi cerita tentang tempat-tempat makan yang saya kunjungi di trip "kembali ke Malang" tahun lalu.

Hold your breath first, karena ini akan jadi list panjang dan pastikan kamu juga sudah makan yah (resiko lapar setelah lihat banyak foto makan di bawah ini diluar tanggunga jawab saya, hahahahah)

1. Resto Taman Indie


Makan dengan suasana tradisional? di sini salah satu tempatnya, restoran ini berada di dalam wilayah kota Araya dan buka dari jam makan siang hingga makan malam. Makanan yang disajikan adalah makanan Indonesia dengan beberapa menu yang khas Jawa timuran. Bukan hanya makanan dengan penyajiannya saja yang menarik, tapi tempat makannya juga menarik banget, saat itu saya dan teman-teman memilih untuk menyantap makan siang di gubug yang berlokasi di sebelah kebun dan sawah serta dekat dengan aliran sungai, aihh seru banget kan. Ada juga beberapa konsep tradisional lain seperti pawon (dapur) tradisional Jawa dimana benar-benar ada semua alat-alat dapur hingga bumbu-bumbu masaknya loh.

2. Es Kimo


Kalo biasanya beberapa pengunjung yang mampir ke Malang icip-icip es krim di toko Oen, tidak kali ini. Saya diajak teman untuk mampir ke kedai es krim rumahan yang bernama Es Kimo, Home made Ice cream ini juga usianya udah lama banget dan dengan harga yang ramah di kantong, setiap harinya kedai ini selalu ramai pengunjung, terutama para pelajar. Pilihan menu disini sepintas mengingatkan saya dengan kedai es krim home made di Jakarta, yaitu Ragusa. Yang menyenangkan lagi, di sini tidak hanya menjual es krim, Es Kimo juga menawarkan kue-kue, pastry, minuman blended hingga kentang carbonara yang rasanya masih berasa di lidah sampe esok harinya saking enaknya :). *mangaap minta disuapin kentang*

3. Resto Inggil


Aha! nyari tempat makan tradisional dengan interior dan makanan yang juga tradisional dan full of Indonesian heritage? ditambah ada pertunjukan seru di malam harinya? well, jawabannya pasti Resto Inggil. Waktu mampir makan malam di sini, pas banget sedang ada pertunjukan tari tradisional. Barang-barang kuno yang dipajang juga keren loh, mulai dari alat batik, topeng, mesin jahit kuno, wayang dan ada juga logo-logo rokok pabrik rumahan. Belum puas jika hanya makan? di depan Restoran ini juga ada toko souvenir, pas banget buat yang nyari oleh-oleh buat keluarga di rumah.

4. Hot Cui Mie


Oke, ketika mulai bosan dengan makan tradisional, Ci Debby mengajak saya mampir ke kedai mie ini. Bertempat di sebuah ruko, tempat makan ini juga ramaaai banget pengunjungnya. Kalo dengar kata Malang, selain Bakwan Malang hal lain yang terlintas di kepala saya adalah Cui Mie Malang atau ada juga yang menyebutnya Cwie Mie Malang. Menu di sini juga lucu, ada Hot dan No Hot Cui Mie, alias pedas dan tidak pedas, cuma perkara ditambahin saos sambel gitu sih kayaknya. Ahh ternyata bener mienya emang enaaaakkk :3 thank you ci Debby rekomendasinya. 

5. Alice Tea Room


Ada lagi tempat cemil dan makan cantik di kota Malang, interior dan eskteriornya dipenuhi warn-warna pastel dan shabby chic banget. Namun perlu diingat di Alice Tea Room ini tidak diperbolehkan mengambil foto menggunakan DSLR, atau bisa dikenakan denda loh, hehehehe. Waktu mampir ke sini belum sempat coba makanan utamanya, cuma sempat cemil-cemil dan pesan minuman aja. Mereka juga punya afternoon tea set loh, ga tanggung tanggung

Masih ada beberapa restaurant hasil hunting trip ke Malang beberapa saat yang lalu, tungguin part 2 nya yaaah :D

Kembali ke Malang - Restaurant Hopping (Part 2)
Share
Tweet
Pin
Share
38 comments
Older Posts

Pages

  • Home
  • About Me
  • Portfolio

HELLO

HELLO

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...
  • Mengajukan Visa Turis Dubai (UAE) Via VFS
    Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ...
  • [ Hotel Review ] Black Bird Hotel Bandung
    Being born and raised in Bandung (even if only for 7 years of my life), I’ve grown to call this city my home. But like many other people wh...
  • [ Hotel Review ] Oliver's Hostelry - Ciumbuleuit, Bandung
    Pernah ga mampir ke sebuah kota hanya gara-gara penasaran sama penginapan yang baru soft opening? I just did. Beberapa teman malah ...
  • [ Hostel Review ] A Piece of Modern in Kyoto, at Piece Hostel Sanjo
    They say if you want to feel the traditional way of Japan, you should visit Kyoto. Yes I did, but instead staying in traditional Ryokan...
  • Sepedaan Keliling Sydney Pake Bike Sharing Apps
      Obike - Bike sharing apps Pertengahan tahun 2017, Sydney kedatangan beberapa Bike Sharing Apps yang sebelumnya sudah lebih dulu ter...
  • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
    Bukan Meidi namanya kalo jalan-jalannya minggu lalu kemudian artikel review hotelnya terbit di minggu setelahnya, hihihih begitu juga untuk ...
  • [ Hostel Review ] 5 Footway.inn Bugis Project - Singapore
    5footway.inn Project Bugis Beberapa kali berkunjung ke negara tetangga, Singapura, saya selalu menginap di hostel, bukannya anti Hotel...
  • Cantiknya Musim Semi di Sydney
    Untuk di negara-negara yang memiliki empat musim, musim semi alias spring ini biasanya ditandai dengan mekarnya bunga-bunga dan mulai m...

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  May (1)
      • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
  • ►  2020 (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
  • ►  2016 (45)
    • ►  December (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (7)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (5)
    • ►  January (7)
  • ►  2015 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (7)
    • ►  August (9)
    • ►  July (6)
    • ►  June (5)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (4)
  • ►  2014 (36)
    • ►  December (9)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (1)
    • ►  August (4)
    • ►  July (4)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (2)
    • ►  October (6)
    • ►  September (7)
    • ►  August (6)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (4)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (17)
    • ►  December (7)
    • ►  November (6)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Report Abuse

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...

footer social

Followers

Blog Hits

Indonesian Travel Blog

  • .: adie DOES :.
    Sendirian di Uchisar Castle
    6 years ago
  • awanderlustdiary.com
    Penitipan Koper di Amsterdam Centraal Station
    6 years ago
  • Backpackology
    Cerita-Cerita Horor dari Tallinn Estonia
    7 years ago
  • Because Normal People Will Like Traveling
  • Blog Terkini @ wisatakeren.com
    Blog: Road Trip Surabaya Bali Episode 2
    3 years ago
  • Catatan Perjalananku
    Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
    2 years ago
  • Chocky Sihombing
    Kalender dan Libur Nasional 2020
    6 years ago
  • D'Cat Queen
  • dananwahyu.com
    Podcast – Alhamdulilah Umroh Mandiri Cuma 13 Juta Rupiah Saja!
    3 months ago
  • Eat│Play│Repeat
    Bunc@Radius, Little India [CLOSED]
    12 years ago
  • helterskelter
    Home Credit: Solusi Kebutuhan Gadget bagi Content Creator (Plus Tips Editing Video)
    4 years ago
  • Jalan2Liburan
    Spring Trip to Tunisia, North Africa. Akhirnya Traveling ke Negara Baru Lagi!
    4 years ago
  • Jejak BOcahiLANG
    Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
    10 years ago
  • Jejak Kaki
    Hari Ke 17 : Brussel – Amsterdam (Amsterdam Canal Tour)
    7 years ago
  • Littlenomadid -Indonesian Travel Blogger
    Getting to Togean Islands and Travel Information
    9 years ago
  • Males Mandi
    Review Dewpre Deep Sea Probiotics Serum: Serum dengan Kandungan dari Dasar Air Laut untuk Melembabkan dan Memperbaiki Skin Barrier
    10 months ago
  • Mari Melantjong!
    Takeru Satoh Dari Baris Ketiga
    5 months ago
  • Mollyta Mochtar
    Keseruan di Genting SkyWorlds, Wahana Permainan Terpadu bagi Keluarga
    3 years ago
  • My Salad Days
    Reaching the Peak of Bali - Pura Ulun Danu Bratan
    11 years ago
  • My Time Capsule
    Myanmar: Chasing Sunrise In Bagan
    7 years ago
  • Noerazhka
    Jepara Marina Beach, Oase di Tepian Teluk Awur ..
    10 years ago
  • PAPER LINE
    Kilas Balik 2025, Tahun Penuh Pelajaran
    4 months ago
  • Perjalanan Tak Berujung
    Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
    9 years ago
  • PLAY WITH ME
    Bunga Penutup Abad
    9 years ago
  • Sharon Travelogue
    Glamping di Richland Bali + Jalan-Jalan di Bedugul
    4 years ago
  • tesyasblog
    Liburan ke Busan: Mengunjungi Gamcheon Village
    8 months ago
  • The TraveLearn
    Honest Review Topremit: Solusi Kirim Uang ke Luar Negeri yang Ternyata Berguna Banget Buat Traveler
    1 day ago
  • The Traveling Cows
    Itinerari 10 Hari Perjalanan ke Oman
    6 years ago
  • the-rubyslippers
    Kats in Korea
    12 years ago
  • Traveling Precils
    7 Tip Mengumpulkan Receh Untuk Resolusi Piknik
    9 years ago
  • TRIP TO TRIP
    Nyebur ke Sungai Nagatoro
    9 years ago
  • Usemayjourney
    Menikmati Perjalanan dan Usia yang Makin Bertambah
    8 years ago
  • Wonder Tripper
    Power Women in Travel: Interview with Deanna Ting
    8 years ago

Instagram Feed

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates