• Home
    • About Me
    • Indonesia
    • Asia
      • Dubai
      • HongKong
      • Japan
      • Macau
      • Malaysia
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • AUS NZ
      • Australia
      • New Zealand
    • Portfolio

Geret Koper

Ringan geret koper, Berat kasih porter


"Suburb favorit kalian di Sydney di mana?" Masih lekat diingatan saya saat seorang teman bertanya hal tersebut di grup whatsapp. Meskipun terbilang baru 2 bulan saya tinggal di Sydney, saya termasuk salah seorang yang beruntung dapat pekerjaan yang membuat saya secara tidak langsung menjelajahi kota-kota kecil di sekitaran Sydney. Lalu saya langsung berpikir sejenak memilih-milih dalam hati kota-kota satelit mana yang saya suka. Jujur ada beberapa suburbs yang saya suka di New South Wales dan salah satunya Newtown.


Sebuah kota yang hanya berjarak 4 kilometer dari Sydney CBD ini, betul-betul menarik perhatian saya. Lucunya, saya merasa kota ini memiliki kekerabatan dengan kota kelahiran saya yaitu Depok. Sama seperti Depok yang hanya ramai di bagian jalan Margonda raya, di Newtown semua bisnis dan keriuhan juga sepertinya hanya bertempat di King Street. Di jalanan yang memiliki total panjang sekitar 9 kilometer ini (gabungan antara King Street dan Enmore Street) menjadi tempat di mana toko-toko dan restoran yang menjadi pusat keramaian di kota satelit ini berjejer rapi dan menjadi daya pikat Newtown.


Banyak tempat seru yang bisa kita temukan di sepanjang jalanan ini, mulai dari kedai kopi, toko buku, toko baju, toko barang-barang handmade, restoran, hingga toko-toko yang menjual barang-barang khusus/special. Saya sendiri merasa kota ini kota anak muda banget, hampir di penjuru persimpangan jalan bisa saya temukan berbagai mural cantik dan keren, toko-toko dengan desain dan barang-barang daganan yang unik, hingga desain interior serta eksterior cafe dan restoran yang menarik.


Ada yang ingat dengan mural "I Have a Dream" yang ada di video clipnya Cold Play? lokasi pembuatan video tersebut ternyata di kota ini. Sama seperti yang kalian bisa lihat di video clipnya, setiap minggunya memang banyak pop-up store yang muncul di tempat-tempat kosong sekitaran Newtown.

Books & Beyond

Tempat-tempat seru yang mau saya bahas kali ini adalah toko buku, bukan toko buku besar seperti Dymocks dan Kinokuniya di George street atau Abbey's Bookstore di York street. Toko buku yang ada di Newtown adalah toko buku kecil yang memiliki ciri khas tersendiri. Beberapa diantara memang sudah memiliki toko online yang membuat para pencinta buku tinggal memesan buku pilihan mereka dari rumah. Namun buat saya, mampir ke toko bukunya sendiri menjadi ajang seru-seruan dan cara jitu untuk menghabiskan waktu.

Better Read Than Dead


Toko buku 2,5 lantai ini menjadi tujuan pertama saya, tata buku di dalamnya terbilang simpel namun rapi dengan warna rak dan interior yang dominan Royal Blue. Highlight dari toko buku ini mungkin koleksi buku anak-anak dengan penulis cerita dan ilustrator lokal yang lebih banyak dan diberikan space khusus.

Elizabeth's Bookshops


This is like my treasure chest. Toko buku ini dari luarnya terlihat biasa aja, namun begitu masuk ke dalam ternyata banyak buku-buku terbitan lama yang dijual di sini. Toko ini juga lebih terkenal sebagai toko buku bekas dan jelas harganya jauh lebih murah. Di sini kamu juga bisa menjual buku-buku yang kalian miliki. Tapi saya sendiri kurang tau, apa saja syaratnya dan bagaimana mereka menaksir harga buku yang dijual orang-orang ke toko ini. 


Salah satu rak buku di bagian luar toko mengusik saya untuk mendekat dan ternyata ada sebuah project berjudul "Blind date with a book", buku-buku yang tertata di rak ini semuanya terbungkus rapi dan kita tidak akan tahu apa judul bukunya. Harga dan petunjuk mengenai isi buku tersebut tertulis rapi dibungkusannya, menarik yah mau beli juga? mereka tersedia untuk pemesana online juga loh.

Pentimento


Awalnya saya tidak mengira bahwa toko ini merupakan toko buku, barang-barang yang dipajang di etalase depan membuat saya berpikir ini adalah gifts shop. Iya sih, toko ini memang perpaduan antara menjual buku, barang-barang unik, keramik dan barang-barang karya desainer lokal. Gatel rasanya kalo masuk ke sini, barang-barang yang mereka jual selain buku benar-benar unik dan menarik. Mulai dari notebook bermacam ukuran dengan desain sampul yang nyeni banget sampai keramik warna-warni seru yang ada di pojok belakang toko. Saya sendiri sudah 2 kali masuk ke toko ini dan untungnya dompet masih bisa dipegang erat-erat.

Modern Times


Lain lagi dengan toko buku yang satu ini, di Modern Times produk yang dijual tidak hanya buku-buku bacaan namun juga banyak board game hingga alat-alat lukis. Peralatan untuk kerajinan tangan juga lumayan lengkap di sini. Ada sebuah produk seru bernama "Seedling" yang menjual bermacam kerajian tangan siap buat dengan semua bahan dan alat yang diperlukan langsung ditempatkan dalam satu tas tangan lucu dan siapp bayar di kasir (sayaang ajaa mahal, jadi ga beli deh). Koleksi cat air di sini lumayan banyak, duh kalo kak Vira tau bisa kalap deh ini. 

Buat kalian yang pencinta buku, jalan-jalan di sepanjang King Street Newtown ini pasti jadi hal yang menyenangkan. Bahkan saya sampai ngga sadar kalo udah muter-muter di daerah ini lebih dari 3 jam.
Share
Tweet
Pin
Share
18 comments
Older Posts

Pages

  • Home
  • About Me
  • Portfolio

HELLO

HELLO

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...
  • Mengajukan Visa Turis Dubai (UAE) Via VFS
    Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ...
  • [ Hotel Review ] Black Bird Hotel Bandung
    Being born and raised in Bandung (even if only for 7 years of my life), I’ve grown to call this city my home. But like many other people wh...
  • [ Hotel Review ] Oliver's Hostelry - Ciumbuleuit, Bandung
    Pernah ga mampir ke sebuah kota hanya gara-gara penasaran sama penginapan yang baru soft opening? I just did. Beberapa teman malah ...
  • [ Hostel Review ] A Piece of Modern in Kyoto, at Piece Hostel Sanjo
    They say if you want to feel the traditional way of Japan, you should visit Kyoto. Yes I did, but instead staying in traditional Ryokan...
  • Sepedaan Keliling Sydney Pake Bike Sharing Apps
      Obike - Bike sharing apps Pertengahan tahun 2017, Sydney kedatangan beberapa Bike Sharing Apps yang sebelumnya sudah lebih dulu ter...
  • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
    Bukan Meidi namanya kalo jalan-jalannya minggu lalu kemudian artikel review hotelnya terbit di minggu setelahnya, hihihih begitu juga untuk ...
  • [ Hostel Review ] 5 Footway.inn Bugis Project - Singapore
    5footway.inn Project Bugis Beberapa kali berkunjung ke negara tetangga, Singapura, saya selalu menginap di hostel, bukannya anti Hotel...
  • Cantiknya Musim Semi di Sydney
    Untuk di negara-negara yang memiliki empat musim, musim semi alias spring ini biasanya ditandai dengan mekarnya bunga-bunga dan mulai m...

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  May (1)
      • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
  • ►  2020 (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
  • ►  2016 (45)
    • ►  December (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (7)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (5)
    • ►  January (7)
  • ►  2015 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (7)
    • ►  August (9)
    • ►  July (6)
    • ►  June (5)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (4)
  • ►  2014 (36)
    • ►  December (9)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (1)
    • ►  August (4)
    • ►  July (4)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (2)
    • ►  October (6)
    • ►  September (7)
    • ►  August (6)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (4)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (17)
    • ►  December (7)
    • ►  November (6)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Report Abuse

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...

footer social

Followers

Blog Hits

Indonesian Travel Blog

  • .: adie DOES :.
    Sendirian di Uchisar Castle
    6 years ago
  • awanderlustdiary.com
    Penitipan Koper di Amsterdam Centraal Station
    6 years ago
  • Backpackology
    Cerita-Cerita Horor dari Tallinn Estonia
    7 years ago
  • Because Normal People Will Like Traveling
  • Blog Terkini @ wisatakeren.com
    Blog: Road Trip Surabaya Bali Episode 2
    3 years ago
  • Catatan Perjalananku
    Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
    2 years ago
  • Chocky Sihombing
    Kalender dan Libur Nasional 2020
    6 years ago
  • D'Cat Queen
  • dananwahyu.com
    Podcast – Alhamdulilah Umroh Mandiri Cuma 13 Juta Rupiah Saja!
    3 months ago
  • Eat│Play│Repeat
    Bunc@Radius, Little India [CLOSED]
    12 years ago
  • helterskelter
    Home Credit: Solusi Kebutuhan Gadget bagi Content Creator (Plus Tips Editing Video)
    4 years ago
  • Jalan2Liburan
    Spring Trip to Tunisia, North Africa. Akhirnya Traveling ke Negara Baru Lagi!
    4 years ago
  • Jejak BOcahiLANG
    Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
    10 years ago
  • Jejak Kaki
    Hari Ke 17 : Brussel – Amsterdam (Amsterdam Canal Tour)
    7 years ago
  • Littlenomadid -Indonesian Travel Blogger
    Getting to Togean Islands and Travel Information
    9 years ago
  • Males Mandi
    Review Dewpre Deep Sea Probiotics Serum: Serum dengan Kandungan dari Dasar Air Laut untuk Melembabkan dan Memperbaiki Skin Barrier
    10 months ago
  • Mari Melantjong!
    Takeru Satoh Dari Baris Ketiga
    5 months ago
  • Mollyta Mochtar
    Keseruan di Genting SkyWorlds, Wahana Permainan Terpadu bagi Keluarga
    3 years ago
  • My Salad Days
    Reaching the Peak of Bali - Pura Ulun Danu Bratan
    11 years ago
  • My Time Capsule
    Myanmar: Chasing Sunrise In Bagan
    7 years ago
  • Noerazhka
    Jepara Marina Beach, Oase di Tepian Teluk Awur ..
    10 years ago
  • PAPER LINE
    Kilas Balik 2025, Tahun Penuh Pelajaran
    4 months ago
  • Perjalanan Tak Berujung
    Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
    9 years ago
  • PLAY WITH ME
    Bunga Penutup Abad
    9 years ago
  • Sharon Travelogue
    Glamping di Richland Bali + Jalan-Jalan di Bedugul
    4 years ago
  • tesyasblog
    Liburan ke Busan: Mengunjungi Gamcheon Village
    8 months ago
  • The TraveLearn
    Honest Review Topremit: Solusi Kirim Uang ke Luar Negeri yang Ternyata Berguna Banget Buat Traveler
    1 day ago
  • The Traveling Cows
    Itinerari 10 Hari Perjalanan ke Oman
    6 years ago
  • the-rubyslippers
    Kats in Korea
    12 years ago
  • Traveling Precils
    7 Tip Mengumpulkan Receh Untuk Resolusi Piknik
    9 years ago
  • TRIP TO TRIP
    Nyebur ke Sungai Nagatoro
    9 years ago
  • Usemayjourney
    Menikmati Perjalanan dan Usia yang Makin Bertambah
    8 years ago
  • Wonder Tripper
    Power Women in Travel: Interview with Deanna Ting
    8 years ago

Instagram Feed

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates