Menyusuri Newtown, Kota Satelit Dengan Segudang Keseruan (bagian 1)

by - 4:45 PM


"Suburb favorit kalian di Sydney di mana?" Masih lekat diingatan saya saat seorang teman bertanya hal tersebut di grup whatsapp. Meskipun terbilang baru 2 bulan saya tinggal di Sydney, saya termasuk salah seorang yang beruntung dapat pekerjaan yang membuat saya secara tidak langsung menjelajahi kota-kota kecil di sekitaran Sydney. Lalu saya langsung berpikir sejenak memilih-milih dalam hati kota-kota satelit mana yang saya suka. Jujur ada beberapa suburbs yang saya suka di New South Wales dan salah satunya Newtown.


Sebuah kota yang hanya berjarak 4 kilometer dari Sydney CBD ini, betul-betul menarik perhatian saya. Lucunya, saya merasa kota ini memiliki kekerabatan dengan kota kelahiran saya yaitu Depok. Sama seperti Depok yang hanya ramai di bagian jalan Margonda raya, di Newtown semua bisnis dan keriuhan juga sepertinya hanya bertempat di King Street. Di jalanan yang memiliki total panjang sekitar 9 kilometer ini (gabungan antara King Street dan Enmore Street) menjadi tempat di mana toko-toko dan restoran yang menjadi pusat keramaian di kota satelit ini berjejer rapi dan menjadi daya pikat Newtown.


Banyak tempat seru yang bisa kita temukan di sepanjang jalanan ini, mulai dari kedai kopi, toko buku, toko baju, toko barang-barang handmade, restoran, hingga toko-toko yang menjual barang-barang khusus/special. Saya sendiri merasa kota ini kota anak muda banget, hampir di penjuru persimpangan jalan bisa saya temukan berbagai mural cantik dan keren, toko-toko dengan desain dan barang-barang daganan yang unik, hingga desain interior serta eksterior cafe dan restoran yang menarik.


Ada yang ingat dengan mural "I Have a Dream" yang ada di video clipnya Cold Play? lokasi pembuatan video tersebut ternyata di kota ini. Sama seperti yang kalian bisa lihat di video clipnya, setiap minggunya memang banyak pop-up store yang muncul di tempat-tempat kosong sekitaran Newtown.

Books & Beyond

Tempat-tempat seru yang mau saya bahas kali ini adalah toko buku, bukan toko buku besar seperti Dymocks dan Kinokuniya di George street atau Abbey's Bookstore di York street. Toko buku yang ada di Newtown adalah toko buku kecil yang memiliki ciri khas tersendiri. Beberapa diantara memang sudah memiliki toko online yang membuat para pencinta buku tinggal memesan buku pilihan mereka dari rumah. Namun buat saya, mampir ke toko bukunya sendiri menjadi ajang seru-seruan dan cara jitu untuk menghabiskan waktu.

Better Read Than Dead


Toko buku 2,5 lantai ini menjadi tujuan pertama saya, tata buku di dalamnya terbilang simpel namun rapi dengan warna rak dan interior yang dominan Royal Blue. Highlight dari toko buku ini mungkin koleksi buku anak-anak dengan penulis cerita dan ilustrator lokal yang lebih banyak dan diberikan space khusus.

Elizabeth's Bookshops


This is like my treasure chest. Toko buku ini dari luarnya terlihat biasa aja, namun begitu masuk ke dalam ternyata banyak buku-buku terbitan lama yang dijual di sini. Toko ini juga lebih terkenal sebagai toko buku bekas dan jelas harganya jauh lebih murah. Di sini kamu juga bisa menjual buku-buku yang kalian miliki. Tapi saya sendiri kurang tau, apa saja syaratnya dan bagaimana mereka menaksir harga buku yang dijual orang-orang ke toko ini. 


Salah satu rak buku di bagian luar toko mengusik saya untuk mendekat dan ternyata ada sebuah project berjudul "Blind date with a book", buku-buku yang tertata di rak ini semuanya terbungkus rapi dan kita tidak akan tahu apa judul bukunya. Harga dan petunjuk mengenai isi buku tersebut tertulis rapi dibungkusannya, menarik yah mau beli juga? mereka tersedia untuk pemesana online juga loh.

Pentimento


Awalnya saya tidak mengira bahwa toko ini merupakan toko buku, barang-barang yang dipajang di etalase depan membuat saya berpikir ini adalah gifts shop. Iya sih, toko ini memang perpaduan antara menjual buku, barang-barang unik, keramik dan barang-barang karya desainer lokal. Gatel rasanya kalo masuk ke sini, barang-barang yang mereka jual selain buku benar-benar unik dan menarik. Mulai dari notebook bermacam ukuran dengan desain sampul yang nyeni banget sampai keramik warna-warni seru yang ada di pojok belakang toko. Saya sendiri sudah 2 kali masuk ke toko ini dan untungnya dompet masih bisa dipegang erat-erat.

Modern Times


Lain lagi dengan toko buku yang satu ini, di Modern Times produk yang dijual tidak hanya buku-buku bacaan namun juga banyak board game hingga alat-alat lukis. Peralatan untuk kerajinan tangan juga lumayan lengkap di sini. Ada sebuah produk seru bernama "Seedling" yang menjual bermacam kerajian tangan siap buat dengan semua bahan dan alat yang diperlukan langsung ditempatkan dalam satu tas tangan lucu dan siapp bayar di kasir (sayaang ajaa mahal, jadi ga beli deh). Koleksi cat air di sini lumayan banyak, duh kalo kak Vira tau bisa kalap deh ini. 

Buat kalian yang pencinta buku, jalan-jalan di sepanjang King Street Newtown ini pasti jadi hal yang menyenangkan. Bahkan saya sampai ngga sadar kalo udah muter-muter di daerah ini lebih dari 3 jam.

You May Also Like

18 comments

  1. wah kayaknya asik yah Blind Date With a Book itu... kayak main tebak - tebakan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah hahahaha, seru yah jadi kita g atau apa judul bukunya, ngira-ngira dari clue yang ditulis di sampul

      Delete
  2. Keren-keren Mei fotonya! Kok aku belum pernah kesini ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini deket loh dari city circle :) hehehehe aku suka banget soalnya kotanya seru kak

      Delete
    2. waahhh ane juga suka traveling sisttttt

      Delete
  3. keren bangeeeeeeeeet!!! Apalagi "Blind date with a book" . lucu jugaaa, makasih ya kak uda share

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi kalo udah milih buku, abis itu ternyata ga suka gimana ya? ahahhaah

      Delete
  4. yg blind date with a book itu aku penasaraaan ^o^... di indo blm ada yg begitu ya kayaknya... kan seru, nebak2 buku apa itu yg dibeli... makan d resto aja aku udh 2x nebak2 milih menu tnpa tau bakal seperti apa kluarnya... apalagi kalo beli buku gini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bikin yukk di Jakarta :))
      dijadiin online shop gitu kakk :P

      Delete
  5. Hiksss aku mauuuu blind date sama buku, kan gak bikin baper yhaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha iyah biar lebih cepet juga sih move on dari mantan, kan suka lupa tuh sama dunia sekitar kalo lagi baca buku

      Delete
  6. Oh jadi kamu lahir di depok yaaaa hua hua hua #GagalFokus

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iyah om, aku anak Depok. Depok, Jawa Barat yah tapi jangan ketuker sama Depok yang di Yogya :) sama juga namanya hihihihi

      Delete
  7. Depok mana mba? apanya resimen brimob itu?

    ReplyDelete
  8. membaca baca tulisan tentang travel assie bikin kaki gatel saja, tapi ke sana juga ngga murah :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyahh bener kak, meskipun rasanya ga terlalu jauh dari Indonesia, aku akui deh ini biaya tinggalnya mihill semihil-mihilnya =,=

      Delete

Thank you for leaving a comment :)