• Home
    • About Me
    • Indonesia
    • Asia
      • Dubai
      • HongKong
      • Japan
      • Macau
      • Malaysia
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • AUS NZ
      • Australia
      • New Zealand
    • Portfolio

Geret Koper

Ringan geret koper, Berat kasih porter


Apa itu Quick Shabu? 

Mungkin itu hal pertama yang terlintas begitu pertama kali melewati gerai makanan Jepang yang terletak tidak jauh dari rumah. Kalo rumah makan yang menjual menu shabu-shabu, rasanya udah biasa sih, nah ini Quick Shabu, penasaran juga sih. 

Sebelum akhirnya beneran nyobain quick shabu, saya udah beberapa kali ke Yukai untuk menyantap menu sushinya, sushi favorit saya di sini adalah Yukai roll dan Crunchy Salmon Roll. Restoran Yukai Shabu Sushi ini memang tidak memiliki ruang makan yang besar, tapi percaya deh hommy banget di sini, biasanya kalo lagi ga ada kerjaan dan pengen makan sushi, saya suka mampir di sini sambil ngabisin waktu nonton film *ehh ketauan deh kelakukannya*.

Set Wagyu Quick Shabu

Setiap pengunjung yang memesan menu Qucik Shabu akan mendapat set seperti di atas, satu mangkuk Ponzu sauce, satu mangkuk daging wagyu dan sayuran-sayuran yang sudah masak dan disajikan dengan air panas, serta satu bumbu pelengkap yang berisi irisan cabe, irisan daun bawang, dan bawang putih yang dihaluskan.

Nah kalo biasanya makan shabu-shabu itu mengharuskan pengunjung untuk memasak terlebih dahulu bahan-bahannya (sebenarnya sedih juga yah, udah bayar, masih aja direpotin masak sendiri :P), di Yukai Shabu Sushi begitu di served sudah langsung ready to eat, wiiihiiii.

Caranya?


Masukan bumbu pelengkap sesuai selera ke dalam Ponzu sauce khas Yukai, lalu mulai masukkan sayuran, wagyu, baso, tahu, udon ke dalam Ponzu dan bisa langsung dilahap. Terserah aja kok mau mulai makan yang mana dulu, mau Wagyunya dulu ataupun sayurannya dulu, kalo saya sih biasanya prefer Wagyu terakhir (save the best for the last LOL). Yap dan saya percaya kalo Yukai ini the first quick shabu in town sama seperti taglinenya.Selain Wagyu, menu Quick Shabu lain yang tersedia diantaranya Salmon, Mix Seafood, dan Beefball Seafood Tofu dengan harga mulai 42 ribu - 65 ribu rupiah. 

Wagyu Quick Shabu

Salmon Quick Shabu

Mix Seafood Quick Shabu

Selain si Quick shabu di atas, saya juga sempet nyobain beberapa menu baru mereka yang ga kalah enaknya. Dulu pernah sekali nyobain chicken katsu yaki udon pas menu barunya launching gara-gara ada promo diskon 50% cuma pake upload di Instagram (hihihihi anak diskonan) dan ternyataa enaaakkk :3 jadi nagiihhh. Level pedesnya juga bisa request, dari level 0 - level 11, kalo saya sih biasanya pesan yang Level 0 atau Level 1, (hahaha iyaa maaf yah agak cupu kalo soal makanan pedes). Udonnya kenyal dan chicken katsunya gede plus crispy, aduh kalo ngebayangin jadi laper lagi. Ada juga Vegan sushi combo yang berisi wakame roll dan temaki yang isinya sayuran semua, lalu ada lagi Calfornia roll combo yang isinya 8 pieces, 4 pieces California roll dan 4 pieces California roll with Unagi (sttt potongan Unaginya gede loh, puaass).

Buat yang mau makan nasi (Indonesia banget kan) Yukai Shabu Susgi juga punya rice set kok dan pilihannya juga banyak. Yang biasa saya pesan sih Wagyu Yakiniku set (maksimal level 1) as always wagyunya empuk banget dan bumbu yakinikunya juga pas banget *ihh berasa nyokap yang masaakk*. Menu Yakiniku set ini juga ada beberapa macam, Wagyu Yakiniku, Spicy Wagyu Yakiniku dan Chicken Yakiniku. Bisa dipesan ala carte ataupun set, nah untuk menu setnya udah lengkap dengan nasi dan gorengan dan lagi-lagi untuk level kepedasannya juga bisa request dari Level 0 - Level 11.

Vegan Sushi Combo

California roll combo



Left: Wagyu Yaki Udon
Right: Chicken Katsu Yaki Udon

Wagyu Yakiniku Set

Dessert Special

Kalo biasanya saya cuma pesan Matcha atau Ogura Ice Cream sebagai makanan penutup, ternyata saat ini Yukai juga punya menu Dessert baru yang unik banget. Namanya Banana Katsu Roll with Ice Cream, Can you imagine? fried banana roll with cheese, nutella, almond and served with ice cream? *mouth watering* I don't know what to say, bahkan akhirnya sambil ga tau malu malu-malu saya minta izin ke teman-teman buat ngabisin banana rollnya hahahahah. Mau order ini juga? wait until weekend yah, karena menu ini memang spesial hanya bisa di order setiap weekend.

Banana Katsu Roll with Matcha Ice Cream

Yukai beroperasi setiap Selasa - Minggu dari jam 11 pagi hingga 11 malam, setiap SENIN restaurant ini tutup. Restaurant ini sendiri berlokasi di jalan Gunawarman, dan berada satu areal dengan beberapa restoran lain seperti rumah makan Phinisi, Woot Coffe shop dan Martabak Boss. Sekarang jadi tau kan tempat favorit saya untuk menyantap makanan Jepang yang non mall. Nah, kalo mau baca review Yukai Shabu Sushi yang sebelumnya bisa cek di sini

Overall, I always enjoy my visit to Yukai Shabu Sushi Resto, I love the ambiance, their kind and humble staffs, their yummy food :) (ahh too bad tomorrow is Monday). Udah ga keitung rasanya orang-orang yang berhasil saya hasut buat makan di tempat makan ini dan akhirnya ikutan suka juga :)

Yukai Shabu Sushi
Jl. Gunawarman No.75
Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Web | Instagram | Twitter
Share
Tweet
Pin
Share
14 comments
Older Posts

Pages

  • Home
  • About Me
  • Portfolio

HELLO

HELLO

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...
  • Mengajukan Visa Turis Dubai (UAE) Via VFS
    Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ...
  • [ Hotel Review ] Black Bird Hotel Bandung
    Being born and raised in Bandung (even if only for 7 years of my life), I’ve grown to call this city my home. But like many other people wh...
  • [ Hotel Review ] Oliver's Hostelry - Ciumbuleuit, Bandung
    Pernah ga mampir ke sebuah kota hanya gara-gara penasaran sama penginapan yang baru soft opening? I just did. Beberapa teman malah ...
  • [ Hostel Review ] A Piece of Modern in Kyoto, at Piece Hostel Sanjo
    They say if you want to feel the traditional way of Japan, you should visit Kyoto. Yes I did, but instead staying in traditional Ryokan...
  • Sepedaan Keliling Sydney Pake Bike Sharing Apps
      Obike - Bike sharing apps Pertengahan tahun 2017, Sydney kedatangan beberapa Bike Sharing Apps yang sebelumnya sudah lebih dulu ter...
  • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
    Bukan Meidi namanya kalo jalan-jalannya minggu lalu kemudian artikel review hotelnya terbit di minggu setelahnya, hihihih begitu juga untuk ...
  • [ Hostel Review ] 5 Footway.inn Bugis Project - Singapore
    5footway.inn Project Bugis Beberapa kali berkunjung ke negara tetangga, Singapura, saya selalu menginap di hostel, bukannya anti Hotel...
  • Cantiknya Musim Semi di Sydney
    Untuk di negara-negara yang memiliki empat musim, musim semi alias spring ini biasanya ditandai dengan mekarnya bunga-bunga dan mulai m...

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  May (1)
      • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
  • ►  2020 (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
  • ►  2016 (45)
    • ►  December (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (7)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (5)
    • ►  January (7)
  • ►  2015 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (7)
    • ►  August (9)
    • ►  July (6)
    • ►  June (5)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (4)
  • ►  2014 (36)
    • ►  December (9)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (1)
    • ►  August (4)
    • ►  July (4)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (2)
    • ►  October (6)
    • ►  September (7)
    • ►  August (6)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (4)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (17)
    • ►  December (7)
    • ►  November (6)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Report Abuse

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...

footer social

Followers

Blog Hits

Indonesian Travel Blog

  • .: adie DOES :.
    Sendirian di Uchisar Castle
    6 years ago
  • awanderlustdiary.com
    Penitipan Koper di Amsterdam Centraal Station
    6 years ago
  • Backpackology
    Cerita-Cerita Horor dari Tallinn Estonia
    7 years ago
  • Because Normal People Will Like Traveling
  • Blog Terkini @ wisatakeren.com
    Blog: Road Trip Surabaya Bali Episode 2
    3 years ago
  • Catatan Perjalananku
    Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
    2 years ago
  • Chocky Sihombing
    Kalender dan Libur Nasional 2020
    6 years ago
  • D'Cat Queen
  • dananwahyu.com
    Podcast – Alhamdulilah Umroh Mandiri Cuma 13 Juta Rupiah Saja!
    3 months ago
  • Eat│Play│Repeat
    Bunc@Radius, Little India [CLOSED]
    12 years ago
  • helterskelter
    Home Credit: Solusi Kebutuhan Gadget bagi Content Creator (Plus Tips Editing Video)
    4 years ago
  • Jalan2Liburan
    Spring Trip to Tunisia, North Africa. Akhirnya Traveling ke Negara Baru Lagi!
    4 years ago
  • Jejak BOcahiLANG
    Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
    10 years ago
  • Jejak Kaki
    Hari Ke 17 : Brussel – Amsterdam (Amsterdam Canal Tour)
    7 years ago
  • Littlenomadid -Indonesian Travel Blogger
    Getting to Togean Islands and Travel Information
    9 years ago
  • Males Mandi
    Review Dewpre Deep Sea Probiotics Serum: Serum dengan Kandungan dari Dasar Air Laut untuk Melembabkan dan Memperbaiki Skin Barrier
    10 months ago
  • Mari Melantjong!
    Takeru Satoh Dari Baris Ketiga
    5 months ago
  • Mollyta Mochtar
    Keseruan di Genting SkyWorlds, Wahana Permainan Terpadu bagi Keluarga
    3 years ago
  • My Salad Days
    Reaching the Peak of Bali - Pura Ulun Danu Bratan
    11 years ago
  • My Time Capsule
    Myanmar: Chasing Sunrise In Bagan
    7 years ago
  • Noerazhka
    Jepara Marina Beach, Oase di Tepian Teluk Awur ..
    10 years ago
  • PAPER LINE
    Kilas Balik 2025, Tahun Penuh Pelajaran
    4 months ago
  • Perjalanan Tak Berujung
    Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
    9 years ago
  • PLAY WITH ME
    Bunga Penutup Abad
    9 years ago
  • Sharon Travelogue
    Glamping di Richland Bali + Jalan-Jalan di Bedugul
    4 years ago
  • tesyasblog
    Liburan ke Busan: Mengunjungi Gamcheon Village
    8 months ago
  • The TraveLearn
    Honest Review Topremit: Solusi Kirim Uang ke Luar Negeri yang Ternyata Berguna Banget Buat Traveler
    1 day ago
  • The Traveling Cows
    Itinerari 10 Hari Perjalanan ke Oman
    6 years ago
  • the-rubyslippers
    Kats in Korea
    12 years ago
  • Traveling Precils
    7 Tip Mengumpulkan Receh Untuk Resolusi Piknik
    9 years ago
  • TRIP TO TRIP
    Nyebur ke Sungai Nagatoro
    9 years ago
  • Usemayjourney
    Menikmati Perjalanan dan Usia yang Makin Bertambah
    8 years ago
  • Wonder Tripper
    Power Women in Travel: Interview with Deanna Ting
    8 years ago

Instagram Feed

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates