Jepang itu katanya terkenal serba mahal ya? semua jajanan mahal, penginapan mahal, destinasi wisata mahal, transportasi mahal, wuihh semuanya deh. Jujur masih banyak negara yang biaya hidupnya 2x lebih mahal dari kota-kota di Jepang. Berbekal trip saya Oktober lalu ke daerah Kansai, saya mau bagi-bagi tips kece buat menekan budget kamu selama travelling di Negri sakura ini.
1. Cari penginapan yang menyediakan sarapan
bisa buat bekal makan siang juga
Ga mesti hotel kok, di Jepang banyak Hostel yang bagus dan bersih serta menyediakan sarapan. Contoh sewaktu menginap 3 malam di Kyoto, saya cukup beruntung mendapatkan kamar dorm di Piece Hostel Sanjo yang ternyata menyediakan sarapan ala buffet untuk para tamunya. Tanpa malu-malu, saya bahkan memasukkan beberapa roti ke ransel untuk cemilan di jalan atau buat pengganjal perut di siang hari. Di hostel yang kemarin saya inapi, selain roti juga ada salad dan nasi campur tapi tidak bisa dibawa buka bekal, karena saya tidak membawa tempat bekal makan dan jika dipikir-pikir mau beli di sana juga sayang rasanya. Ah iya info tambahan, ada teman yang pernah menginap di salah satu penginapan airBnB ternyata ada juga yang menyediakan sarapan.
2. Sedia Onigiri sebelum kelaparan
Jika tempat penginapan kamu tidak muenyediakan sarapan, jangan berkecil hati masih ada cara lain untuk menghemat biaya makan. Kalo beli bento set di supermarket dirasa masih kemahalan buat budget kamu, salah satu pilihan pengganjal perut lainnya bisa jatuh kepada onigiri. Onigir atau nasi kepal khas Jepang ini dijual di semua supermarket dan minimarket di penjuru Jepang. Serius, nyari Onigiri di Jepang (terutama kota-kota besar) udah semudah nemuin Indomar*t atau alfama**t di Jabodetabek. Selain Onigiri juga ada sushi roll dan Omurice kepal (nasi yang dibungkus telur). Untuk yang tidak boleh makan babi, pilihan paling aman cari yang nasi kepal dengan isian ikan (tuna, bonito atau salmon)
3. Beli makanan di atas jam 5
Ini juga salah satu taktik menghemat biaya makan, bisa untuk makan malam atau disimpan untuk sarapan esok harinya. Beberapa supermarket banyak yang mendiskon harga bento set dan beberapa jenis makanan lainnya ketika waktu menunjukan pukul 5 sore. Tenang, ini hal yang wajar kok dan salah satu cara agar supermarket tersebut juga tidak menyisakan barang dagangan terlalu banyak juga. Sesampai di penginapan bisa disimpan di kulkas dan disantap besok paginya.
4. Pilih-pilih kuil yang ingin dikunjungi
Yapp, seperti yang banyak dari kita sudah ketahui Jepang adalah negri 1000 kuil. Kalian bisa menemukan kuil di hampir seluruh penjuru daerah di Jepang. Dari mulai kuil terkenal yang selalu ramai oleh turis hingga kuil biasa yang hanya didatangi warga lokal. Dari kuil yang berlokasi di atas gunung hingga yang dekat dengan pantai. Kuil yang memiliki areal yang luas hingga kuil kecil. Sebelum ke Jepang, ada baiknya pilih-pilih dulu kuil mana saja yang memang ingin dikunjungi, karena untuk beberapa kuil besar memiliki harga tiket masuk mulai dari 300 - 600 yen.
Sebagai contoh, di Kyoto sendiri ada 5 kuil yang selalu ramai dikunjungi turis seperti Kiyomizudera (400yen), Ginkakuji (500 yen), Kinkakuji (400yen), Sanjusangen-do (600yen), Fushimi Inari (gratis). Ditambah lagi kuil-kuil lain seperti Nijo (600yen), Honganji (gratis), Kodaiji (600yen), Eikando (600yen, namun saat musim gugur 1000yen), Ninnaji (gratis, tapi saat musim sakura 500yen), Ryoanji (500yen), Tenryuji (500yen) dan masih banyak lagi.
Kebayangkan berapa banyak uang yang musti dikeluarkan hanya untuk masuk ke kuil? yang saya sebutin di atas itu baru Kyoto loh, nah untuk hematnya kita harus benar-benar pilih kuil mana saja yang akan didatangi sehingga bisa lebih menghemat biaya lagi.
5. Beli bus pass, train pass atau subway pass
JR West Pass - hanya mencakupi daerah Kansai aja
one day pass ini ada di vending machine atau kadang ada hostel yang jual juga
Beberapa dari kalian mungkin udah banyak yang tahu kegunaan JR Rail Pass untuk travelling di Jepang. Selain JR Rail Pass sendiri, di Jepang banyak banget tipe-tipe tiket pass untuk moda transportasi. Di beberapa daerah yang tidak terlalu banyak jaringan bus dan keretan JR (Japan Rail) ada baiknya kita membeli pass yang sesuai dengan daerah tersebut. Misalnya di Kyoto, JR Pass rasanya hanya lebih berguna hanya untuk mengunjungi Arashiyama dan Fushimi Inari, namun untuk berkeliling kota Kyoto lebih cocok jika kita membeli bus pass atau subway pass. Tarif sekali jalan bus di Kyoto sekitar 230 yen, sedangkan 1 day bus pass dapat kalian beli dengan harga 500yen dan berlaku seharian penuh. Sewaktu saya berkeliling Kansai, saya sempat menggunakan tiga macam pass, JR West Pass, Kyoto bus pass dan 3 day kansai pass
Nanti aku ceritain yah keseruan pake Kansai Thru Pass
6. Jangan mudah tergiur pernak-pernik di vending machine dan gacha machine
aku mau calpico
Ini salah satu yang bisa bikin kantong jebol saat jalan-jalan di Jepang. Di daerah wisata dan pusat perbelanjaan akan ada banyak vending machine & gacha machine yang berisi makanan minuman hingga barang-brang unik lain. Jika ingin air mineral, sebisa mungkin bawa botol minum dan cari tempat isi ulang air. Namun jika memang tidak memungkinkan, coba cek harga di vending machine terlebih dahulu, waktu itu saya pernah melihat 2 vending machine yang jaraknya tidak terlalu jauh namun harganya bisa beda 50yen (duhh lumayan kan).
Jajan es krim di vending machine
deretan gacha machine di pokemon center Osaka
Gacha Machine juga salah satu yang musti dikhawatirkan, jumlahnya juga banyaaak banget serta diperparah dengan barang-barang lucu yang ada di dalamnya. Tapi kalo dirasa tidak terlalu unik atau penting, sebaiknya jangan dibeli. Saya pernah beberapa kali mengincar mainan lucu di gacha machine tapi emang dasar ga hoki, yang didapat malah jenis mainan yang ga disukai (miriisss).






















