• Home
    • About Me
    • Indonesia
    • Asia
      • Dubai
      • HongKong
      • Japan
      • Macau
      • Malaysia
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • AUS NZ
      • Australia
      • New Zealand
    • Portfolio

Geret Koper

Ringan geret koper, Berat kasih porter


Lokasinya tak jauh dari sudut Lebuh Chulia yang bersimpangan dengan Jalan Masjid Kapitan Keling, yang artinya penginapan ini berada di jantung UNESCO World Heritage Site Georgetown. Artinya juga, lokasi jadi nilai jual utama penginapan dan jadi alasan penting bagi saya dalam memilihnya. Beberapa tempat ibadah ikonik berada dalam jangkauan berjalan kaki. Masjid Kapitan Keling tepat berada di seberang bangunan. Kuil Kwan Im, Shri Mahariamman Temple, dan Gereja Anglikan St George pun bisa didatangi kurang dari 10 menit berjalan. Selain tempat ibadah, beberapa landmark Penang pun berada tak jauh dari penginapan. Penang Peranakan Mansion, Penang Art & Gallery Museum, Little India, dan Lebuh Armenian yang hip dengan aneka mural pun ditempuh hanya dengan berjalan kaki. Lokasinya yang tak jauh dari Jalan Masjid Kapitan Keling pun memiliki 1 keunggulan lain yakni tak jauh dari halte bus CAT yang membawa kita berkeliling inti kota Georgetown tanpa biaya sepeserpun.


 

Alasan lain yang membuat saya memilih The Frame Guesthouse adalah bentuk bangunannya. Shophouse tua yang telah direnovasi menjadi lebih minimalis, raw, dan chic. Front office yang memanjang hanya diisi 1 meja, 2 kursi, dan 1 karpet kecil namun tidak mengurangi nilai estetiknya. Beralih ke area pantry, nuansa kayu menambah keindahan ruangan yang tampak ‘tua’. Toilet & shower area pun dipoles dengan gaya layaknya tidak dipoles. Susunan bata diekspose telanjang tanpa diplester dan dicat menambah kesan ‘savage’.




Tak banyak fasilitas yang disediakan The Frame Guesthouse. Namun kebutuhan dasar akan sebuah penginapan seperti kamar tidur, pantry, shower, & toilet area dibangun dengan apik. Pemilihan furnitur dan penyusunannya menambah nilai kenyamanan karena tidak membuat sumpek bangunan tua yang hanya terdiri dari 3 lantai ini.



Jika telah selesai mengagumi dan menikmati hostel yang chic ini, monggo loh berjalan sedikit menyeberangi Lebuh Chulia untuk menikmati Nasi Kandar Beratur yang letaknya hanya beberapa langkah dari The Frame Guesthouse. Atau, ingin bercengkrama bersama teman sambil menyeruput secangkir kopi? Beberapa coffeeshop ternama tak jauh untuk dijelajahi. Tak butuh berkendara untuk mendatangi The Alley, Selfie Coffee, Mugshot Coffee, atau Moustache Houze.



The Frame Guesthouse

168 Lebuh Chulia, Georgetown, Penang

Tulisan ini merupakan guest post yang dibuat kak Ari - Eat|Play|Repeat
Share
Tweet
Pin
Share
7 comments
Yeaayyy penginapan favorit teman pejalan series balik lagi. Kalo sebelumnya yang dibahas adalah penginapan di Bandung dan Singapura, kali ini beberapa teman pejalan dan saya akan berbagi informasi tentang penginapan di Penang. 

Pulau Pinang atau yang lebih akrab disebut Penang ini, merupakan Negara bagian Malaysia yang bisa ditempuh dengan kereta selama kurang lebih 8 jam dari Kuala Lumpur. Naik keretanya cuma sampai Butterworth dilanjutkan naik feri ke Georgetown. Kultur yang ada di Penang juga sama beragamnya seperti di Kuala lumpur, bangunan-bangunan ruko atau yang biasa disebut shophouse juga banyak yang masih kental dengan asitektur cina peranakan.

Daerah penginapan yang paling favorit biasanya berada di Georgetown, di area ini banyak terdapat objek wisata dan mural-mural yang biasa jadi incaran para pejalan. Berikut ini ada beberapa teman pejalan akan berbagi informasi tempat menginap di Penang, siapa tahu bisa jadi ide buat kalian yang hendak berkunjung ke Penang.

1. Hotel Penaga - Meidiana Kusuma (ini aku sendiri :P)

 kirinya Jalan Hutton, kanannya Jalan Clarke

Ini penampakan kamar dengan 2 kamar tidurnya, hayoo ngeh ada yang "Indonesia" ga dari kamarnya?

Hotel ini terletak di perempatan Hutton street dan Clarke street. Uniknya hotel ini menjadi hotel heritage pertama yang mendapat predikat green rating loh. Meskipun beberapa bagian hotel tetap dijaga desain eksterior dan interiornya bergaya cina peranakan, namun beberapa bagian telah dimoderinisasi. Kamar di Hotel Penaga yang paling kecil ukurannya sudah luas banget dan ada juga kamar dengan 2 kamar tidur yang cocok untuk kalian yang bepergian dengan keluarga. 

Untuk perihal makanan juga ngga perlu khawatir, karena di dekat hotel banyak banget restaurant dan food court, beberapa malah masih buka sampai tengah malam. Untuk menuju perhentian free bus Penangnya juga hanya tinggal jalan menuju Jalan Penang aja. Recommended banget.

2. Spices Residence - Aggy DEWtraveller





Di daerah Georgetown ada penginapan yang bernama Spices Residence. Tempatnya strategis, cosy dan homy banget. Jumlah kamar yang ada di Spices residence tidak terlalu banyak sehingga aku ngerasa lebih nyaman dan tidak terganggu dengan tamu-tamu yang lain. Sejarah di balik bangunan Spices residence ini juga tidak kalah seru, bangunannya sendiri dibangun sekitar tahun 1700an dan awalnya tempat ini peruntukan untuk tempat 'camp' sementara para calon jemaah haji sebelum keberangkatan ke Mekkah. 

Tamu yang menginap di Spices Residence juga mendapatkan sarapan dengan menu khas lokal seperti nasi lemak yang dibungkus daun pisang serta menu pelengkap seperti samosa dan spring roll. 
Aggy   
Blog :Dream Explore Wander
Twitter :@dewtraveller
Instagram : @dewtraveller


3. Golden Sands Penang - Tesya


Untuk kalian yang mau berkunjung ke Penang bersama keluarga dan mau mencoba suasana di luar Georgetown, bisa juga menginap di daerah Batu Feringghi. Ada penginapan yang saya rekomendasikan bernama Golden Sands. Beberapa hal menarik dari hotel ini diantaranya, hotel yang langsung tersambung ke pantai, taman yang luas, kolam renang yang besar, ada kolam berenang khusus anak-anak lengkap dengan waterlsidenya, dekat dengan halte bus dan ada free shuttle ke Georgetown. 



Di dekat Golden Sands juga ada beberapa tempat makan sehingga kita ga kesulitan cari makanan seperti KFC (jauh-jauh ke Penang makannya KFC lagi :P) dan ada juga Long Beach hawker center.
Tesya
Blog : Tesyasblog
Twitter : @tesyasblog
Instagram : @tesyasblog

4. G Hotel Kelawai - Jennifer Tham


Salah satu pilihan hotel lain di Penang yang juga masih di dekat pusat kota adalah Hotel G Kelawai. Kamar-kamar di Hotel G ini baru saja di makeover dan beberapa furnitur diganti sehingga tampak lebih stylish. Tiap kamar mandi juga dilengkapi bath tub plus bath salt juga, seru!.

Untuk mendapatkan pemandangan terbaik dari kamar, sebaiknya kali meminta untuk mendapatkan kamar yang menghadap ke Gurney Drive. Soal belanja dan makanan juga tidak perlu khawatir, hotel ini terletak persis di samping Gurney Plaza dan Gurney Paragon sedangkan untuk city tour, di depan Gurney Plaza juga ada halte bus Penang hop-on hop-off.






Jennifer
Blog : Sillyepiphany
Instagram : @sillyepiphany


5. The Frame Guesthouse - Ari


Lokasi The Frame Guesthouse terletak di 168 Lebuh Chulia, sebuah lokasi yang bisa dibilang sebagai jantung UNESCO World Heritage site Georgetown. Letaknya sangat strategis, Mesjid Kapiran Keling tepat berada di seberang bangunan sedangkan Kuil Kwan Im, Sri Mahariamman temple dan Gereja Anglican St George pun bisa didatangi kurang dari 10 menit berjalan.

Keunggulan lain dari penginapan ini adalah lokasinya yang tidak jauh dari halte bus CAT, bus lokal yang bisa membawa kita berkeliling Georgetown tanpa biaya sepeserpun. Tak banyak fasilitas yang disediakan The Frame Guesthouse. Namun kebutuhan dasar akan sebuah penginapan seperti kamar tidur, pantry, shower, & toilet area dibangun dengan apik. Pemilihan furnitur dan penyusunannya menambah nilai kenyamanan karena tidak membuat sumpek bangunan tua yang hanya terdiri dari 3 lantai ini. 


Ari
Blog : Eat|Play|Repeat
Twitter : @sy_azhari
Instagram :@ariazhari

6. Tune Hotel - Dita


source: tunehotels.com

Sepertinya hampir sebagian besar penginapan yang ada di sekitaran Georgetown adalah bangunan tua, terutama hostelnya. Nah, buat kalian yang agak parnoan dan kurang suka dengan 'bangunan tua' ini, Tune hotel bisa jadi pilihan. Akses ke hotel yang berlokasi di Jalan Burma ini juga terbilang mudah kok, selain lumayan dekat dengan Komtar, di depan Hotel ada bus stop yang dilewati bus no 103 menuju Gurney Drive, pusat kuliner Penang (ada 2 mall besar juga di dekat situ). Di sekitaran hotel juga ada beberapa coffee shop lucu yang bisa dicoba. Sekedar tips, usahakan pesan kamar dari jauh-jauh hari jadi harganya jauh lebih murah.


Dita
Blog : Males Mandi
Twitter : @malesmandicom
Instagram : @malesmandicom


Listnya bukan cuma ini aja loh, akan terusss bertambah. Kamu punya tempat menginap favorit juga di Penang? ayo dong ikutan share bisa email ke aku atau DM ke akun social media yang lainnya ya.

Baca Juga:
Penginapan Favorit Teman Pejalan di Bandung
Penginapan Favorit Teman Pejalan di Singapura

Share
Tweet
Pin
Share
7 comments

It was my second time travelling to Penang and at that time lucky me I have my own Penang food guide. Remember my previous post about Postcard things in Penang and I borrowed pictures from one of Penang food blogger? yess..yess.. I met Jennifer in person last May when she traveled to Jakarta and I came to visit her in Penang on October.

She gave me some cafe lists to be visited and I chose this one, Living Room at Macalister Mansion. I love the picture in her instagram account at this place, this place looks so pretty. I knew about Macalister Mansion when I did some research about Penang but I didn't know that this hotel has a beautiful restaurant.

This place is known for its afternoon tea set with various TWG tea selections. They didn't serve the cakes and pastries on a cake tier but on a flat square thick tray. Living room has 3 different dining areas, we chose the room that close to the main door one which is decorate with hanging plant and nice tiles. 



Simple yet adorable
  

Since it was an afternoon tea, it served in the afternoon. It starts from 3pm - 6pm during weekdays and from 2pm - 6pm during weekends. Living Room serves breakfast, lunch and dinner meal outside those hours. It has so many tea selections and I randomly chose royal vanilla tea which is turn out so good and had a great smell. I think I might buy these tea bags in Jakarta's TWG store.

This afternoon tea set will cost you RM 39 per person with minimum 2 people. They served 9 different cakes and pastries from bagels, wraps, scones to pop cakes. They were a combination between sweet and savory cakes and pastries. Well, I think it was a big portion even for two people *we tried so hard to eat those, too much to handle LOL* so we decided to take home some of the cakes.


Here are our afternoon set

My royal vanilla tea, Oh gosh I love it, it smells so good

mini chicken tomato and basil quiche

mini smoked salmon bagel
this one is my favorite for savory selection 

mini layered cake with edible gold chocolate
this one is my favorite for sweet selection

Overall I really had a great time during my visit to Living Room at Macalister Mansion, it has a really nice tea, nice interior design and yummy cakes and pastries. Jennifer said that they rolling cakes and pastries selection for the Afternoon Tea set, but we didnt know the exact time, can be weekly, fortnightly or monthly. I also knew Macalister mansion also has another restaurant called Dining Room, well it will become my next visit then :)

Living Room at Macalister Mansion
228, Macalister Street, Georgetown
Penang, Malaysia
Ph : +60 4 228 3888
Share
Tweet
Pin
Share
10 comments
Have you ever visit a place where many people asked you questions on "why are you going there"?
The more people said some place is less interesting for them, the more interesting I am, silly right? This is what happened with me when I was planning my trip to Penang earlier this year. Some of my friends raised their eyebrows and kept asking me "What are you going to do in there?" "There's nothing you can do in there!" but I proved them wrong, Penang is not only for medical trip purpose.

There're so much things to do in Penang and I will share you some, hope this will inspire you to travel to Penang.

Mural Hopping

As some of you might know, Penang famous for its murals or wall arts. You can find more than a dozen murals all over Georgetown, even they have a specific free map for this (you can find it on the airport). Thanks to Ernest Zacharevic, a Lithuanian artist who painted most of the murals in Georgetown. In 2012, Ernest started his projects and kept maintain it until know. My favorite one is mural of a couple of children on a swing which located on Gat Lebuh Chulia.


    
Wrought Iron Hopping

This is another excited and fun walking tour to explore Penang. Tourists who visited George Town would love to explore the city and hunt for wrought-iron caricatures with anecdotal descriptions of the streets. Most of the pictures are describe the cultural or the history of the road which the picture being placed.   








A Lot of great Cafes

Need a place to hangout? working space? or just spend your afternoon in the cafe? no worries, there are a lot of great cafes in Penang. You can find some cafes along Campbell street and Love lane. My favorite is Moustache Houze on Campbell street, it served a unique beverage. For a tea addict you can also take a sip of great TWG tea inside the fancy and homey place called living room in Macalister street. 

 Love lane is famous for its coffee shops

 stroll around on Campbell street and you will find many hip cafes

take a sip of high quality tea in Living Room @ Macalister Mansion

Yummy Local Food

Whenever you visit a new place, first thing you should do is looking for their local food. In Penang, you can try their Asam Laksa, Ais Kacang, Curry fish head, Nasi lemak and some traditional cakes (I have not try it yet). I like Briyani Claypot on Lebuh Chulia and nasi Kandar Line clear on Penang road.  

who want some ice? here's ais kacang 

Asam Laksa Penang 

It's not an usual Briyani rice, it's Claypot Briyani Rice 


ice milk tea or known as Teh Tarik 


The famous nasi lemak but this one with fish 

Sightseeing Bus

Ride a sightseeing bus that will take you to the most of tourism attraction in Penang. Penang Hop on Hop off bus covers around 50 major tourist attractions from Georgetown to Teluk Bahang area with total 33 bus stops. For complete review, you can visit my previous post about City Tour with Penang Hop-On Hop Off.





3D Art Museums

I thought I will just found one or two kinds of interactive museums in Penang, but when I search it on Google, Penang has 4 different interactive or 3d art museums. They are Made in Penang Interactive museum, Odeon, Penang 3d Trick Art museum and Penang Amazing World Studios. While others interactive museums show colorful pictures, in Odeon it shows black and white picture with funny story. Read about another Interactive museums in Penanga here.




Share
Tweet
Pin
Share
9 comments
Older Posts

Pages

  • Home
  • About Me
  • Portfolio

HELLO

HELLO

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...
  • Mengajukan Visa Turis Dubai (UAE) Via VFS
    Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ...
  • [ Hotel Review ] Black Bird Hotel Bandung
    Being born and raised in Bandung (even if only for 7 years of my life), I’ve grown to call this city my home. But like many other people wh...
  • [ Hotel Review ] Oliver's Hostelry - Ciumbuleuit, Bandung
    Pernah ga mampir ke sebuah kota hanya gara-gara penasaran sama penginapan yang baru soft opening? I just did. Beberapa teman malah ...
  • [ Hotel Review ] Yats Colony - Yogyakarta
    Akhirnya setelah 2 tahun, saya kembali lagi berkunjung ke Yogyakarta atau kota yang biasa saya bilang sebagai kota sejuta gudeg. Kota...
  • Sepedaan Keliling Sydney Pake Bike Sharing Apps
      Obike - Bike sharing apps Pertengahan tahun 2017, Sydney kedatangan beberapa Bike Sharing Apps yang sebelumnya sudah lebih dulu ter...
  • [ Hostel Review ] A Piece of Modern in Kyoto, at Piece Hostel Sanjo
    They say if you want to feel the traditional way of Japan, you should visit Kyoto. Yes I did, but instead staying in traditional Ryokan...
  • Kenapa Pilih Tinggal 1 Tahun di Australia?
    Magical sunset dari Mrs. Macquaire Chair Percaya ga kalo saya bilang, Australia belum pernah masuk ke bucket list tempat yang mau sa...
  • Penang, Home for Postcard Lover
    Pernah ga kalian menemukan sebuah toko di Jakarta atau sekitarnya yang benar-benar hanya berjualan Postcard a.k.a Kartu pos ? Saya sendiri...

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  May (1)
      • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
  • ►  2020 (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
  • ►  2016 (45)
    • ►  December (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (7)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (5)
    • ►  January (7)
  • ►  2015 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (7)
    • ►  August (9)
    • ►  July (6)
    • ►  June (5)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (4)
  • ►  2014 (36)
    • ►  December (9)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (1)
    • ►  August (4)
    • ►  July (4)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (2)
    • ►  October (6)
    • ►  September (7)
    • ►  August (6)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (4)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (17)
    • ►  December (7)
    • ►  November (6)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Report Abuse

Popular Posts

  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...

footer social

Followers

Blog Hits

Indonesian Travel Blog

  • .: adie DOES :.
    Sendirian di Uchisar Castle
    6 years ago
  • awanderlustdiary.com
    Penitipan Koper di Amsterdam Centraal Station
    6 years ago
  • Backpackology
    Cerita-Cerita Horor dari Tallinn Estonia
    7 years ago
  • Because Normal People Will Like Traveling
  • Blog Terkini @ wisatakeren.com
    Blog: Road Trip Surabaya Bali Episode 2
    4 years ago
  • Catatan Perjalananku
    Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
    2 years ago
  • Chocky Sihombing
    Kalender dan Libur Nasional 2020
    6 years ago
  • D'Cat Queen
  • dananwahyu.com
    Podcast – Alhamdulilah Umroh Mandiri Cuma 13 Juta Rupiah Saja!
    4 months ago
  • Eat│Play│Repeat
    Bunc@Radius, Little India [CLOSED]
    12 years ago
  • helterskelter
    Home Credit: Solusi Kebutuhan Gadget bagi Content Creator (Plus Tips Editing Video)
    4 years ago
  • Jalan2Liburan
    Spring Trip to Tunisia, North Africa. Akhirnya Traveling ke Negara Baru Lagi!
    4 years ago
  • Jejak BOcahiLANG
    Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
    10 years ago
  • Jejak Kaki
    Hari Ke 17 : Brussel – Amsterdam (Amsterdam Canal Tour)
    7 years ago
  • Littlenomadid -Indonesian Travel Blogger
    Getting to Togean Islands and Travel Information
    9 years ago
  • Males Mandi
    Review Dewpre Deep Sea Probiotics Serum: Serum dengan Kandungan dari Dasar Air Laut untuk Melembabkan dan Memperbaiki Skin Barrier
    11 months ago
  • Mari Melantjong!
    Persepolis, Kali Ketiga
    2 weeks ago
  • Mollyta Mochtar
    Keseruan di Genting SkyWorlds, Wahana Permainan Terpadu bagi Keluarga
    3 years ago
  • My Salad Days
    Reaching the Peak of Bali - Pura Ulun Danu Bratan
    11 years ago
  • My Time Capsule
    Myanmar: Chasing Sunrise In Bagan
    7 years ago
  • Noerazhka
    Jepara Marina Beach, Oase di Tepian Teluk Awur ..
    10 years ago
  • PAPER LINE
    Kilas Balik 2025, Tahun Penuh Pelajaran
    5 months ago
  • Perjalanan Tak Berujung
    Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
    9 years ago
  • PLAY WITH ME
    Bunga Penutup Abad
    9 years ago
  • Sharon Travelogue
    Glamping di Richland Bali + Jalan-Jalan di Bedugul
    4 years ago
  • tesyasblog
    Liburan ke Busan: Mengunjungi Gamcheon Village
    10 months ago
  • The TraveLearn
    1 Hari di Jakarta: LRT Jabodebek, Trinity Tower, dan Stasiun Tanah Abang Baru
    1 week ago
  • The Traveling Cows
    Itinerari 10 Hari Perjalanan ke Oman
    6 years ago
  • the-rubyslippers
    Kats in Korea
    12 years ago
  • Traveling Precils
    7 Tip Mengumpulkan Receh Untuk Resolusi Piknik
    9 years ago
  • TRIP TO TRIP
    Nyebur ke Sungai Nagatoro
    9 years ago
  • Usemayjourney
    Menikmati Perjalanan dan Usia yang Makin Bertambah
    8 years ago
  • Wonder Tripper
    Power Women in Travel: Interview with Deanna Ting
    9 years ago

Instagram Feed

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates