• Home
    • About Me
    • Indonesia
    • Asia
      • Dubai
      • HongKong
      • Japan
      • Macau
      • Malaysia
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • AUS NZ
      • Australia
      • New Zealand
    • Portfolio

Geret Koper

Ringan geret koper, Berat kasih porter


Melanjutkan pembahasan sebelumnya di bagian 1, apabila kamu sudah mengikuti wawancara dengan imigrasi hal berikutnya yang dapat kamu lakukan adalah menunggu surat rekomendasi dari imigrasi mampir ke email kamu. Untuk waktu tunggu surat ini juga macam-macam, saya sendiri mendapatkan surat sakti ini persis 2 minggu setelah jadwal wawancara, namun ada juga teman yang mendapatkannya 2 bulan setelah wawancara.



Jika sudah mendapatkan surat rekomendasi dari imigrasi, all you have to do is apply for the visa. Mengajukan Work and Holiday Visa ini dapat dilakukan di kantor VFS di Kuningan city, Jakarta. Masa berlaku surat rekomendasi imigrasi yang kamu dapatkan adalah 30 hari, jadi sebelum masa berlaku habis kamu sebaiknya sudah mengajukan visanya. Persyaratan pengajuan visanya sebagai berikut:

1. Mengisi form 1208
2. KTP dan fotokopinya
3. Akte lahir dan fotokopinya
4. Kartu keluarga dan fotokopinya
5. Passport dan fotokopinya (halaman data diri serta semua yang ada cap visa)
6. Ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III, atau surat keterangan sebagai mahasiswa aktif dan kartu mahasiswa dari perguruan tinggi yang bersangkutan dan fotokopi
7. Sertifikat IELTS minimal 4,5 atau Ijazah jika kamu lulusan perguruan tinggi di luar negri dan fotokopinya
8. Surat keterangan kepemilikan dana minimal AUD 5,000 atau setara
9. Surat rekomendasi dari pemerintah Indonesia (surat rekomendasi imigrasi)
10.  Pas foto ukuran 45 mm x 55 mm 2 lembar, waktu itu saya menggunakan latar belakang putih

Biaya yang dibutuhkan untuk pengajuan visa ini bisa diliat di sini, karena biasanya setiap tahun selalu ada penyesuaian harga dan tambah processing fee VFS sekitar 250ribu. Datang lebih awal yah ke VFS biar ngga usah pake antri jadinya ga nunggu lama deh :). Setelah selesai dicek semua kelengkapan dokumen oleh petugas VFS, nanti kita akan diberikan bukti pembayaran dan cara untuk mengecek status visa kita.

Setelah proses pengajuan visa, cek terus email yang kamu tulis di form 1208 untuk mendapatkan HAP ID alias nomor khusus untuk melakukan medical check up. Waktu itu saya check up di RS. Premier Bintaro, selain karena lokasi kantor yang selemparan bola bekel di sini juga katanya proses pengecekannya paling cepat karena ada dedicated doctor untuk proses ini. Waktu itu saya hanya melakuka xray check aja, namun saat ini selain xray check ada juga test urine dan general examination dengan dokter yang ditunjuk. Biaya xray saat itu sekita 450ribu dan tentunya akan lebih mahal untuk saat ini karena poin pemeriksaan yang ditambah.



Setelah melakukan cek kesehatan :) tinggal tunggu hasil dari Visanya (ini juga jangka tunggunya bermacam-maca) untuk case saya, hanya selang 1 hari dari medcheck bahkan ada juga yang disetujui di hari yang sama loh. Ketika visa disetujui, SIAPKAN MENTALMU untuk menjelajah Australia dan HAVE FUN :)


Alamat VFS:
Kuningan City 2nd floor No L2-19
Jala. Prof DR. Satrio Kav 18, Setiabudi

Alamat RS. Premier Bintaro:
Jl. MH Thamrin no 1 Bintaro Sektor 7


Share
Tweet
Pin
Share
10 comments

Akhirnya cerita juga tentang kegiatan yang saya lakukan di Australia saat ini. Sehari yang lalu saya persis sudah 8 minggu tinggal di Sydney, sebuah kota yang digadang-gadang sebagai salah satu kota termahal di dunia. Karena banyak yang heran tentang aktivitas saya, akhirnya saya membuat postingan ini. Saya saat ini berada di Australia selama setahun kedepan dengan menggunakan Work and Holiday Visa.

WHV Sydney - nobar NYE fireworks (eh ada student juga sih)

Apa itu Work and Holiday Visa?


Work and Holiday Visa adalah sebuah visa yang memungkinkan pemegangnya untuk bekerja dan berlibur di sebuah negara yang memberikan visa tersebut dalam jangka waktu tertentu. Bukan hanya Australia yang memiliki jenis visa seperti ini di dunia, ada banyak negara lain yang memiliki visa seperti ini namun hingga saat ini hanya Australia yang memperbolehkan warga Indonesia untuk mendapatkan jenis visa ini. (sebagai info, negara seperti Jepang, New Zealand, Jerman dan masih banyak lagi). Visa ini ditujukan agar si pemiliknya dapat tinggal di negara yang bersangkutan, bekerja secara legal, memperoleh wawasan budaya negara tersebut dan merasakan tinggal di negara tersebut seperti warga lokal.

Saya sendiri sudah menjadi anak gelombang ke 50 jika dilihat dari banyaknya jumlah kelompok interview yang dikeluarkan oleh imigrasi Indonesia. Awalnya visa ini hanya memiliki kuota 100 orang setiap tahunnya namun semenjak beberapa tahun lalu meningkat menjadi 1000 orang pertahunnya.

Sebagian kecil anak-anak WHV dan ex-WHV Sydney

Bagaimana mengajukan Work and Holiday Visa untuk warga negara Indonesia?


Pertama-tama saya jelaskan persyaratannya dulu yah, berikut ini adalah syarat umum untuk mengajukan Work and Holiday Visa. Sebagai informasi, visa ini hanya bisa diajukan dari Indonesia dan tidak bisa dari offshore (luar Indonesia).

1. Berusia 18 dan belum berusia 30 tahun saat akan mengajukan visa
2. Memiliki pendidikan terakhir setingkat perguruan tinggi, atau setidaknya sudah menjalankan 2 tahun masa belajar di perguruan tinggi (ini nanti bisa minta surat keterangan ke kampusnya)
3. Belum pernah mengikuti program work and holiday sebelumnya
4. Masa berlaku paspor sekurang-kurangnya 12 bulan
5. Memiliki tingkat kemahiran bahasa inggris, awalnya ada beberapa cara untuk membuktikan ini (misalnya TOEFL dan IELTS, bahkan untuk yang sekolahnya menggunakan bahasa inggris secara keseluruhan dapat melampirkan ijazah dan curriculum report saja, namun saat ini hanya IELTS dengan minimal skor 4,5)
6. Tidak disertai dengan anak-anak dibawah umur
7. Bukti keuangan yang menandakan memiliki cukup uang untuk tiket pulang pergi dan biaya hidup selama minimal 1 bulan di Australia, hingga saat ini kira-kira dana yang dibutuhkan AUD5,000
8. Memiliki surat rekomendasi dari pihak yang diberikan kewenangan di Indonesia

Jika kamu merasa memiliki semua syarat-syarat dari nomor 1 hingga 7 di atas yang harus kamu lakukan pertama kali adalah mendaftarkan nama kamu di website imigrasi Indonesia untuk mendapatkan surat rekomendasi yang dibutuhkan sebagai syarat utama dalam mengajukan visa ini.

Setelah kamu daftar di web tersebut, all you have to do just wait... wait.... and wait... sampai nama kamu ada di list daftar interview yang dikeluarkan imigrasi Indonesia. Dulu jadwal ini akan ter-update setiap hari jumat dengan jeda 2 minggu sekali, namun semenjak pertengahan 2015 hal ini jadi tidak menentu.

Jika kamu sudah melihat nama kamu dan tanggal wawancara kamu, berikut ini adalah dokumen yang harus kamu bawa saat wawancara

Dokumen-dokumen yang dibutuhkan saat wawancara dengan Imigrasi:
1. Form Identitas yang bisa didownload di websitenya
2. Kartu Tanda Penduduk
3. Akte Kelahiran
4. Paspor (dengan minimal masa berlaku 12 bulan)
5. Ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III, atau surat keterangan sebagai mahasiswa aktif dan kartu mahasiswa dari perguruan tinggi yang bersangkutan
6. Sertifikat IELTS minimal 4,5
7. Surat keterangan kepemilikan dana minimal AUD 5,000 atau setara
8. Pas photo berwarna terbaru ukuran 4 x 6 dengan latar belakang putih

*semua berkas asli dan fotokopi dibawa saat wawancara*
*berkas fotokopi dimasukan ke dalam map biru*
*tidak ada biaya yang dipungut selama proses wawancara*
*lokasi wawancara juga bisa berbeda-beda, jadi sebaiknya dicek di jadwal wawancara yang ada di website*

dilanjut ke bagian 2 yah :)
Share
Tweet
Pin
Share
6 comments

Kali ini saya akan membagi cerita dan tahapan dalam pembuatan visa tourist untuk mengunjungi Jepang. Sebagai informasi, paspor yang baru saya perpanjang masih berupa paspor biasa, bukan e-paspor sehingga saya tetap mengajukan visa berkunjung ke Jepang di kedutaan Jepang bukan visa waiver.

Biar tidak salah presepsi juga, visa yang saya ajukan adalah visa kunjungan sementara untuk kunjungan wisata dengan biaya sendiri. Saya mengurus sendiri dan bisa dibilang lumayan mepet sama tanggal keberangkatan yang hanya terpaut seminggu setelah visa disetujui. Kedutaan Jepang terletah di jalan MH Thamrin dan berada persis di sebelah pusat perbelanjaan Plaza Indonesia dan The Plaza serta bersebrangan Hotel Pullman Thamrin.
Share
Tweet
Pin
Share
21 comments

Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ini untuk sum-up hal-hal penting apa yang perlu diperhatikan dan cara pengajuannya via VFS.Global. Saya sendiri waktu itu tidak jadi mengajukan di VFS, karena tiket pesawat yang super mepet, jadinya langsung diurus oleh Sodara di Dubai. Namun sebelum diputuskan membuat visa dari sana, sebelumnya saya sempat mencaritahu tentang tata cara pembuatan Visa Dubai dari Jakarta.

Beberapa hal yang harus perhatikan di awal untuk pengajuan visa Turis Dubai via VFS:
  1. Memiliki tiket PP Dubai dengan maskapai Emirates.
  2. Jenis visa yang dapat diajukan via VFS hanya single entry dengan pilihan jangka waktu 96 jam, 14 hari, 30 hari dan 90 hari. Untuk detail biayanya sebagai berikut:
  • 96 jam biaya visa Rp.792.150
  • 14 hari biaya visa Rp.1.296.500
  • 30 hari biaya visa Rp.952.100
  • 90 hari biaya visa Rp.2.748.000
*edited Sept 24th 2015*

Ada harga baru untuk Visa Dubai (per Agustus 2015):

VISA CATEGORYVISA FEES
Duration of stay : 90 days2,732,000 IDR
Duration of stay : 30 days1,311,000 IDR
Duration of stay : 14 days1,311,000 IDR
Duration of stay : 96 hours934,000 IDR
90 Days Multi Entry Long Term Visa6,691,000 IDR
30 Days Multi Entry Short Term Visa2,631,000 IDR

*Untuk visa 90 hari, sebelum aplikasi visanya diajukan VFS, si pemohon diminta untuk mengirimkan maksud dan tujuan berkunjung ke Dubai selama itu ke pihak kedutaan terlebih dahulu. Apabila sudah disetujui, baru pemohon dapat melanjutkan permohonan visanya ke VFS.
Melihat harga di atas, akhirnya saya mengerti kenapa si Om waktu itu bersikeras mengajak saya dan Tante untuk liburan selama 2 minggu, ternyata biaya visa 1 minggu di Dubai sama saja kayak 2 minggu. (duhh maap yah omm)
Tapi sebelum beli tiket dan menentukan jangka waktu tinggal di Dubai, ada baiknya kita memperhatikan beberapa syarat-syarat dalam pengajuan visa Dubainya terlebih dahulu:
Kriteria 1 Travel Record
Pemohon minimal sudah pernah bepergian ke luar negeri dalam kurun waktu 5 tahun terakhir atau memiliki visa USA, UK, Schengen, Australia, New Zealand, Russia, Canada, Swiss dan Jepang yang masih berlaku.
Kriteria 2 Financial Record
Pemohon visa minimal memiliki gaji kotor pertahun sebesari Rp 60.000.000, dan dokumen yang dapat mendukung hal tersebut dapat berupa SPT 21, Surat keterangan dari tempat kerja, bank statement selama 6 bulan atau jika wiraswasta dapat melampirkan SIUP.

Kriteria 3 Surat Undangan dari anggota keluarga yang tinggal di UAE
Pasangan dan anak dibawah usia 21 tahun dan Orang tua diatas usia 60 tahun dapat diundang anggota keluarga yang tinggal dan menetap di UAE.

Dokumen pendukung yang dibutuhkan:
1. Surat Undangan
2. Surat/ Akte nikah untuk pasangan yang diundang
3. Akte lahir untuk anak yang diundang
4. Kartu Keluarga atau dokumen lain yang dapat membuktikan bahwa yang diundang adalah orang tuanya
5. Bukti Visa yang masih Valid dari Hostnya
6. Fotokopi Paspor host

Tahun 2012 lalu saya mengunjungi Dubai dalam rangka family visit plus jalan-jalan sih, jadi di sana ada Om yang kerja dan tinggal di sana bersama keluarganya, jadi untuk Surat undangan dan visa pengundang (host). Tapi karena saya dan si Om tidak ada hubungan darah langsung, langkah ini tidak bisa saya gunakan.

Kriteria 4 Additional Document untuk criteria khusus:
Ada 2 kategori pemohon yang memiliki syarat khususnya
1. Pelajar yang akan travelling sendirian ke Dubai
a.KTP atau fotokopi passport Orang tua
b.Fotokopi kartu keluarga
c.Akte lahir pemohon
d.Surat keterangan dari Orang tua
e.Surat undangan dan/atau surat garansi dari host di Dubai berikut Fotokopi paspor dan valid visa host.
2. Pengantin Baru (untuk perempuan, jika nama suaminya tidak disebutkan/didukung di dalam Paspor)
a.Surat Undangan
b.Surat/Akta Nikah
c.Valid Residence Visa host
d.Fotokopi paspor host
e.Fotokopi KTP
Nah setelah kriteria diatas sudah bisa dipenuhi, sekarang saatnya apply visa. Aplikasi visa dapat langsung diunduh di website VFS.

Dokumen yang harus dibawa:

1. Pas Photo 2 lembar ukuran 4,3 cm x 5,5 cm
2. Application Form
3. Paspor dan fotokopi paspor (bagian yang ada cap juga difotokopi)
4. Bukti tiket PPnya
5. Financial Record
6. Surat Undangan (Jika ada) berikut foto kopi valid visa dan fotokpi paspor pengundang
7. Surat Nikah (Jika yang mengundang Suami)
8. Akte lahir (jika pemohon di bawah umur)
9. Fotokopi paspor ortu (Jika pemohon di bawah umur)
10. Kartu Keluarga (Jika pemohon di bawah umur atau orang tua pengundang)
11. Surat konfirmasi pemesanan hotel (jika tidak tinggal dengan host)
Jangan lupa cek kembali semua dokumen wajib dan pendukung. Karena yang belum komplit tidak akan diproses oleh VFS, pemohon akan diminta melengkapi terlebih dahulu kemudian baru kembali lagi ke VFS.

Saatnya menunggu Visa

Processing Time sekitar 3 – 4 hari, di luar hari Jumat, Sabtu dan Hari libur kalender Dubai, sekedar informasi di Dubai hari Jumat adalah akhir pekan alias libur). Untuk pengecekan status dapat dilakukan di website VFS dengan memasukan nomor referensi dan tanggal expired paspor.

Info Tambahan Selama Trip di Dubai:

1.Untuk pasangan suami istri sebisa mungkin tetap membawa surat nikah atau akta nikah ketika travelling ke Dubai, ditakutkan ada random check di Imigrasi. Atau malahan ada random check di Mall (ini entah teman saya yang nakut-nakutin atau memang pernah ada kejadian seperti ini)
2.Di beberapa tempat seperti mall atau tempat umum terdapat aturan penggunaan pakaian, jadi sebisa mungkin membawa pakaian-pakaian yang sopan.
3.Teman saya yg tinggal di Dubai bilang, “Jangan memandang mata laki-laki di sana langsung ke matanya, karena kalo mereka tidak suka bisa-bisa kita dilaporkan ke polisi” (haduhh peraturan apalagi ini, padahal polisi di Dubai ganteng-ganteng, masa ga boleh dilihatin =,=). Tapi selama saya di sana sih OK-OK aja.
4.Katanya kalo bukan muhrim tidak boleh jalan-jalan bareng di mall, duh yang ini sih sepertinya kurang tahu yah. Karena waktu itu saya sempat jalan-jalan di Dubai mall barengan senior saya (cowo) dan selama tidak ada hal aneh-aneh seharusnya aman.

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi:

VFS.Global
Kuningan City Mall Lantai 2
Contact: +62 21 30481747

Untuk Case Saya:
Waktu itu kondisi saya sudah bekerja, namun alih-alih meminta surat keterangan kerja dari kantor, om saya justru meminta fotokopi passport Orang Tua saya dan mengkategorikan saya sebagai Pelajar yang pergi sendirian ke Dubai, sehingga harus berpergian dengan muhrim (orang tua atau keluarga dekat). Lucunya waktu ditanya kenapa harus pake passport mamah, si Om cuma jawab “kalo perempuan belum umur 25 tahun dan belum menikah, di sini dianggap anak-anak dan harus didampingi” (haduuhh repot yahh, tapi sempat cek dibeberapa visa requirements hal tersebut (detail usia) tidak tertulis sih). Di sini juga om saya bertindak sebagai sponsor selama saya berada di Dubai. Dalam waktu 3 hari e-visa saya langsung dikirim via email :)

Ada info yang salah atau ada yang mau ditambahkan? Boleh loh info ke saya visa komen box di bawah.

Happy Travelling  Guys!
Share
Tweet
Pin
Share
335 comments
Older Posts

Pages

  • Home
  • About Me
  • Portfolio

HELLO

HELLO

Popular Posts

  • Mengajukan Visa Turis Dubai (UAE) Via VFS
    Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ...
  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...
  • Kura-Kura Bus: A New Way to Travel in Bali
    My Turtle Bus - Kura-Kura Bus Two weeks ago, Sharon and I were travelling to Bali for around a week. Since we can't drive motorc...
  • [ Hotel Review ] Black Bird Hotel Bandung
    Being born and raised in Bandung (even if only for 7 years of my life), I’ve grown to call this city my home. But like many other people wh...
  • [ Hotel Review ] Oliver's Hostelry - Ciumbuleuit, Bandung
    Pernah ga mampir ke sebuah kota hanya gara-gara penasaran sama penginapan yang baru soft opening? I just did. Beberapa teman malah ...
  • Sepedaan Keliling Sydney Pake Bike Sharing Apps
      Obike - Bike sharing apps Pertengahan tahun 2017, Sydney kedatangan beberapa Bike Sharing Apps yang sebelumnya sudah lebih dulu ter...
  • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
    Bukan Meidi namanya kalo jalan-jalannya minggu lalu kemudian artikel review hotelnya terbit di minggu setelahnya, hihihih begitu juga untuk ...
  • [ Hostel Review ] 5 Footway.inn Bugis Project - Singapore
    5footway.inn Project Bugis Beberapa kali berkunjung ke negara tetangga, Singapura, saya selalu menginap di hostel, bukannya anti Hotel...
  • [ Hostel Review ] A Piece of Modern in Kyoto, at Piece Hostel Sanjo
    They say if you want to feel the traditional way of Japan, you should visit Kyoto. Yes I did, but instead staying in traditional Ryokan...
  • [STAY AT HOME] - Beberapa Cara Agar Website Kamu Diterima Adsense
    Dimulai dari hari ini, saya berencana untuk aktif lagi menulis di blog dan salah satunya akan banyak berbagi info tentang banyak hal di #st...

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  May (1)
      • [ Hotel Review ] Hotel Mustard Asakusa 2, Tokyo
  • ►  2020 (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
  • ►  2016 (45)
    • ►  December (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (7)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (5)
    • ►  January (7)
  • ►  2015 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (7)
    • ►  August (9)
    • ►  July (6)
    • ►  June (5)
    • ►  May (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (4)
  • ►  2014 (36)
    • ►  December (9)
    • ►  November (5)
    • ►  October (4)
    • ►  September (1)
    • ►  August (4)
    • ►  July (4)
    • ►  May (2)
    • ►  April (3)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (59)
    • ►  December (4)
    • ►  November (2)
    • ►  October (6)
    • ►  September (7)
    • ►  August (6)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (4)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (17)
    • ►  December (7)
    • ►  November (6)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Report Abuse

Popular Posts

  • Mengajukan Visa Turis Dubai (UAE) Via VFS
    Karena ada beberapa teman sempat menanyakan perihal pengajuan visa ke Uni Emirat Arab, terutama Dubai, akhirnya saya coba buat artikel ...
  • The Choc Pot, Sydney CBD
    Here we go again for another restaurant and cafe adventure in heart of Sydney. I can do cafe hopping most of the time back then in Jakarta ...

footer social

Followers

Blog Hits

Indonesian Travel Blog

  • .: adie DOES :.
    Sendirian di Uchisar Castle
    6 years ago
  • awanderlustdiary.com
    Penitipan Koper di Amsterdam Centraal Station
    6 years ago
  • Backpackology
    Cerita-Cerita Horor dari Tallinn Estonia
    6 years ago
  • Because Normal People Will Like Traveling
  • Blog Terkini @ wisatakeren.com
    Blog: Road Trip Surabaya Bali Episode 2
    3 years ago
  • Catatan Perjalananku
    Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024 di Indonesia
    2 years ago
  • Chocky Sihombing
    Kalender dan Libur Nasional 2020
    6 years ago
  • D'Cat Queen
  • dananwahyu.com
    Podcast – Alhamdulilah Umroh Mandiri Cuma 13 Juta Rupiah Saja!
    1 month ago
  • Eat│Play│Repeat
    Bunc@Radius, Little India [CLOSED]
    12 years ago
  • helterskelter
    Home Credit: Solusi Kebutuhan Gadget bagi Content Creator (Plus Tips Editing Video)
    3 years ago
  • Jalan2Liburan
    Spring Trip to Tunisia, North Africa. Akhirnya Traveling ke Negara Baru Lagi!
    3 years ago
  • Jejak BOcahiLANG
    Candi-Candi Majapahit di Situs Trowulan
    10 years ago
  • Jejak Kaki
    Hari Ke 17 : Brussel – Amsterdam (Amsterdam Canal Tour)
    6 years ago
  • Littlenomadid -Indonesian Travel Blogger
    Getting to Togean Islands and Travel Information
    8 years ago
  • Males Mandi
    Review Dewpre Deep Sea Probiotics Serum: Serum dengan Kandungan dari Dasar Air Laut untuk Melembabkan dan Memperbaiki Skin Barrier
    8 months ago
  • Mari Melantjong!
    Takeru Satoh Dari Baris Ketiga
    4 months ago
  • Mollyta Mochtar
    Keseruan di Genting SkyWorlds, Wahana Permainan Terpadu bagi Keluarga
    3 years ago
  • My Salad Days
    Reaching the Peak of Bali - Pura Ulun Danu Bratan
    10 years ago
  • My Time Capsule
    Myanmar: Chasing Sunrise In Bagan
    7 years ago
  • Noerazhka
    Jepara Marina Beach, Oase di Tepian Teluk Awur ..
    10 years ago
  • PAPER LINE
    Kilas Balik 2025, Tahun Penuh Pelajaran
    2 months ago
  • Perjalanan Tak Berujung
    Lidah di GOYANG pak Asep Stroberi
    9 years ago
  • PLAY WITH ME
    Bunga Penutup Abad
    9 years ago
  • Sharon Travelogue
    Glamping di Richland Bali + Jalan-Jalan di Bedugul
    4 years ago
  • tesyasblog
    Liburan ke Busan: Mengunjungi Gamcheon Village
    6 months ago
  • The TraveLearn
    Stop Asal Beli! Ikuti 7 Tips Memilih Sepatu Basket Anak yang Anti Cedera
    2 days ago
  • The Traveling Cows
    Itinerari 10 Hari Perjalanan ke Oman
    6 years ago
  • the-rubyslippers
    Kats in Korea
    12 years ago
  • Traveling Precils
    7 Tip Mengumpulkan Receh Untuk Resolusi Piknik
    9 years ago
  • TRIP TO TRIP
    Nyebur ke Sungai Nagatoro
    8 years ago
  • Usemayjourney
    Menikmati Perjalanan dan Usia yang Makin Bertambah
    8 years ago
  • Wonder Tripper
    Power Women in Travel: Interview with Deanna Ting
    8 years ago

Instagram Feed

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates